Minggu, 06 Maret 2011

Vini Cinta Mami Karena Allah

"Vini cinta mami karena Allah"
Kalimat itu ingin sekali aku ucapkan kepada orang yang sudah merawat aku dari kecil hingga sekarang .
Dari kecil aku hanya tinggal bersama mamiku dan adik kecilku yang manis bernama vio , rambutnya ikal , lucu , gemuk , putih , kebalikan dari aku . hehe tapi tak apalah , yang penting aku sangat senang mempunyai adik yang lucu seperti vio , kadang aku iri , nama adikku begitu indah , ya namanya violetta fauziah hanum , aku pernah merengek kepada mamiku “mi , kenapa namanya vini ndak vini fauziah hanum , kayak adek . mami hanya menjawab “ itu loh dulu abimu yang ngasi nama , artinya vini zahrotul fauziah itu datang bunga keberuntungan . aku mengangguk polos sambil menjawab , “ya dah ndakpapa , bagus artinya . ketika itu aku masih kelas 1 SD , aku dan mamiku dulu tak punya tempat tinggal , dulunya kami mengekos tapi setelah itu mami diijinkan menempati koprasi di seklah tempat mami mengajar. Walau tempat itu tak luas , malahan sempit sekali , tapi kami sungguh penuh syukur diijinkan tinggal di sana.dulu aku sering sekali main di sungai , sawah , bersama teman-teman walaupun tak ada teman perempuan hanya laki-laki , tapi aku PD saja , aku bukanlah anak yang terlalu dijaga seperti anak-anak lainnya yang tidak boleh main panas-panas, tidak boleh maen kotor-kotor , tidak boleh maen hujan-hujanan , mamiku sudah sibuk dengan mengajarnya , dan aku bisa mengerti itu , walaupun usiaku waktu itu masih 6thn , aku sering menggendong adikku vio , walaupun dia berat tapi aku selalu sok-sok’an bisa menggendong adikku , ingin senyum-senyum sendiri rasanya kalo mengingat itu . aku yang menjaga adikku kalo mami masak , dulu mami sering mengajak vio mengajar , karena aku masih sekolah , tapi kalo sudah sore aku selalu membantu mami untuk menjaga adek. Dulu setiap hari jum’at habis gajian aku dan vio selalu diajak mami  ke swalayan untuk belanja , walaupun gaji mami sangat sedikit , aku dulu sering dibilikan permen , walaupun Cuma itu aku sudah senang , bisa merasakan jalan-jalan bersama adek dan mami . setelah aku kelas 2 mamiku membeli rumah di salah satu perumahan di desaku . Alhamdulillah aku dan keluaraga akhirnya punya rumah juga . oh iya , aku itu punya sodara kembar , aku dulu tak mengerti apa itu kembar . yang aku tau wajahku dan orang itu sama .ya , aku kembar 3 , tapi aku jarang ketemu dengan saudara2ku itu , nama saudara2 kembarku itu , vidi , vici . nama yang lucu bukan vini vidi vici. Hari-hari aku jalani hanya dengan mami dan adek vio . kadang tetangga dan teman2 sebayaku Tanya kepadaku , “eh bapakmu kerja apa ?” aku hanya bilang “ga tau” dengan wajah polosku . aku iseng2 tanya sama mamiku “mi , abi mana sih ? kok ndak pernah ke sini? Cuma jarang2 ? vini bingung mi kalu ditanyak tanto-tanto sama temen-temen juga . mami jawab “ bilang aja , ada di brumbungan(desa dimana abiku tinggal bersama istri pertamanya) terus kerja jadi ketua RT , bilang gitu aja vin ! aku hanya mengangguk tak mengerti setidaknya aku bisa menjawab jika ada yang tanyak abiku kerja apa . kadang aku iri , melihat teman-teman sebayaku digendong ayahnya, dipeluk , dicium , aku juga pengen seperti mereka , ingin merasakan apa yang mereka rasakan , tapi setiap abi datang ke rumah , boro-boro aku dicium, ditanyak’in kabar aja ndak pernah , aku juga malu kalo ngomong sama abi . kalo abi ke rumah aku biasanya maen , toh ada tidaknya abi ga berpengaruh . oya aku juga punya seoarang kakak perempuan , nama indah apro dita , mbag dita cantik , putih , pintar , maklumlah , kami memamng beda bapak , dia tinggal bersama ibu mbah dan simbah (nenek dan kakekku) dari kecil mbagku sudah ditinggal merantau sama mamiku ke jawa timur , tapi kadang aku juga iri , mbag dita bisa disayang sama ibu mbah sama simbah , tapi kasian mbag dita , jarang ketemu mami , entah papinya kemana . mami udah cerai sama papi mbag dita , terus mami merantau terus ketemu abi deh .adek vidi tinggal sama nenek kakek , adek vici tinggal sama pak de bu de , mami dulu nda sanggup ngerawat kami bertiga karena susah cari pembantu yang betah , bagaimana tidak betah , merawat bayi kembar tiga itu tidak mudah , akhirnya mami menitipkan sodara2 kembarku ke sanak saudara dari abi . aku ingat , adek vio pernah bertanya pada mami  “ mi kenapa abi nda tinggal sama kita? “ kan kalo tinggal sama kita enak mi ,aku juga akhirnya angkat bicara “iya mi , vini bisa dimarain kalo ndak sholat , bisa dimarain kalo nda ngaji “ mamiku hanya menjawab dengan ringannya “ mami kan ga usah repot buatin kopi abi , hehehe” aku sama vio juga ikut tersenyum , walaupun di hati kami ingin sekali tinggal satu rumah sama abi . kadang aku melihat mamiku menangis , entah kenapa , aku sedikit demi sedikit mengerti apa yang ibuku rasakan , rasanya merawat anak sendirian , terpisan dengan anak , tindak tinggal dengan suami . “ Ya Allah , kenapa aku mengeluh ? mamiku saja yang mempunyai beban berat seperti itu , tidak pernah mengeluh . perlahan demi perlahan aku mulai tumbuh dewasa  dan mulai mengerti apa itu hidup , apa itu masalah , apa itu keluarga . pas hari ibu kemaren aku memberi bunga mawar merah buat mamiku ,setelah itu aku langsung mencium tangan mamiku , ingin rasanya aku menangis di tempat , tapi tak tau , air mata itu tertahan . aku ingin berterima kasih . memang dari adik-adikku yang lain , aku disekolahkan di sekolah yang mahal , aku tak tau mengapa , padahal aku dulunya hanya ingin sekolah di desaku , tapi apa boleh buat hitung2 ini buat balas budiku ke mami .tapi sepertinya ini mengundang keirian saudara-saudaraku yang lain. Tapi apa boleh buat , semua ini kulakuakan buat mamiku ! biarkan mereka suatu saat nanti mengerti . mbag dita sekarang sudah jadi bidan ,adek vidi sekarang sudah kelas 1 SMA , adek vici mondok , adek vio kelas 6 SD , senang rasanya memliki saudara-saudara seperti mereka . walaupun sekarang hubunganku dengan saudra-saudaraku tidak harmonis , entah karena sesuatu , mungkin itu memang salahku , . tau ga dek , aku pengen kayak dulu , pingin dipanggil dengan sebutan mbag , aku kangen dek , kangen kalian , tau ga setiap aku mengingat masa kecil kita , mbag nanges , mbag pengen kumpul sama kalian , jagain kalian , bantuin mami , mbag pengen nyekolahin kalian ntar , bantuin mami , mbag pingin dek , pingen peluk , cium , curhat-curhat bareng , tidur jejer-jejer lagi satu ranjang , pingen dek , pingen nonton TV bareng mami , diomelin mami setiap pagi , pengen disuruh-suruh , . aku juga pengen banget mi , sholat berjama’ah sekelurga , cium mami , cium abi , peluk mami , peluk abi , tidur bertiga curhat-curhatan , ngomongin sekolah vini , bilang kalo vini sudah suka sama cowok , pengen minta ijin pacaran , pengen ngenalin pacar vini , vini pengen mi , bi .tau ndak mi , vini pingin peluk mami sekarang ,cium tangan mami , minta maaf sama mami , cium mami , terus pengen berbisik di telinga mami “ vini cinta mami karena Allah” . vini bakalan buktiian sama mami kalau vini bisa , pengen buktiin sama abi kalau vini bisa kuat seperti anak cowok seperti yang abi inginkan pas vini masih di dalam perut ,walaupun vini bukan anak cowok , vini ga bakalan seperti mas Doni , mas Zinal (kakak tiriku) yang bisanya Cuma ngandelin abi , vini bisa bi . vini bisa !!
“Ya Allah , lindungilah kedua orang tua hamba , berilah umur yang panjang untuk beribadah kepadaMu , lindungi lah saudara-saudara hamba , hamba sayang mereka , mereka adalah harta termahal hamba “

Buat :
Mami : vini cinta , sayang sekaliiii , kangen ,pengen cium mami
Abi : vini pengen dipeluk abi pengen dicium, pengen ditnaya’in “gimana sekolahnya ? baek2 saja kan ?”
Mbag Dita : vini kangen mbag , vini sayang mbag , vini kangen aya’ juga
Vidi : maafin mbag adek sayang , belom bisa jadi kakak yang baek , belom bisa jadi kakak yang mengerti , mengerti bagaiman perasaan kamu , apa yang kamu inginkan , mbag sudah maafin , semua sikap kamu ke mbag yang bikin hati mbag tergores .mbag sayang kamu .
Vici : maafin mbag adek sayang , mbag banyak salah sama kamu , mbag sayang kamu dek , sayang sekali
Vio : maafin mbag ya adekku yang manis , mbag sering buat kamu iri , buat kamu marah , mbag kangen seperti dulu , maen masak2n , maen kemah2n , ketawa2 bareng . mbag sayang kamu dek , kita pasti bisa bahagiain mami ya dek ! kita kan sudah janji ! pas malem itu , di teras , sampek nanges bareng ,

1 komentar:

  1. good story viniiiiii.....
    cerita yang sangat lucu,sedih,dan mengharukan ...

    BalasHapus